Menu

Mode Gelap
Proyek Rehabilitasi SD Cot Buloh Rp1 Miliar Disorot, Upah Tukang Diduga Ditekan dan RAB Tak Dibuka ke Publik Sulit Dikonfirmasi, Kabid Dikdas Disdik Aceh Barat Disorot Sejumlah Wartawan Pemkab Aceh Singkil Perpanjang Kerja Sama dengan Universitas Teuku Umar, Perkuat Riset dan Inovasi Pembangunan Daerah Koalisi Masyarakat NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Polda, Desak Penuntasan Dugaan Pembakaran Tiga Santri Terekam CCTV, Motor Trail Milik Penjual Es Jagung di Lubuk Linggau Digondol Maling Saat Pemilik Terlelap Kadisdikbud Aceh Barat Ajak Kepala Sekolah se-Woyla Perkuat Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Peristiwa

Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja PAUD se-Aceh, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

badge-check


					Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja PAUD se-Aceh, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini Perbesar

JAGATMEDIA, BANDA ACEH – Bunda PAUD Kabupaten Aceh Singkil, Hj. Habibatussania, menghadiri kegiatan Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh yang digelar di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Senin (27/7/2026) malam. Forum tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antardaerah dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Aceh.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Aceh itu berlangsung selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Juli 2026, dan diikuti Bunda PAUD serta Pokja Bunda PAUD dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Selain memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi, pertemuan tersebut juga bertujuan merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan mutu layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan merata.

Bunda PAUD Aceh Singkil, Hj. Habibatussania, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum itu menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antardaerah dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

“Tentunya kita dari Bunda PAUD Kabupaten Aceh Singkil sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antar daerah untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini,” kata Habibatussania.

Ia menilai keberhasilan pembangunan sumber daya manusia berawal dari perhatian terhadap pendidikan anak sejak usia dini.

“Kegiatan ini tentunya menjadi kesempatan yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah bersama agar layanan PAUD di setiap daerah semakin berkualitas. Semoga hasil pertemuan ini dapat diwujudkan dalam program nyata yang benar-benar memberi manfaat bagi tumbuh kembangnya anak-anak kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Karena itu, peningkatan akses dan mutu layanan PAUD harus menjadi perhatian bersama sebagai investasi jangka panjang.

“Usia dini merupakan masa yang sangat menentukan perkembangan anak. Karena itu, menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas dan merata adalah investasi strategis bagi masa depan Aceh dan Indonesia,” kata Mukarramah.

Ia juga menekankan pentingnya peran Pokja Bunda PAUD sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai program pengembangan PAUD melalui sinergi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga pemerintah gampong.

“Kami berharap seluruh Pokja Bunda PAUD terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektor agar setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu menghadirkan layanan PAUD yang lebih berkualitas bagi seluruh anak,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan gagasan dan kesepakatan baru untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan anak usia dini di Aceh.

“Pertemuan ini harus menjadi ruang bersama untuk melahirkan pemikiran-pemikiran baru tentang bagaimana kita menyiapkan generasi yang lebih mandiri sejak usia dini. Inilah komitmen yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Murthalamuddin mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan di daerah masing-masing, mengingat pendidikan anak usia dini merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berlalu begitu saja. Semoga dari pertemuan ini lahir konstruksi pemikiran baru yang mampu memperkuat penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, khususnya melalui peran aktif Bunda PAUD dan Pokja PAUD di seluruh kabupaten dan kota,” katanya.

Menutup sambutannya, Murthalamuddin mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

“Mudah-mudahan dari pertemuan ini lahir sejumlah rekomendasi dan resolusi yang menjadi pijakan bersama untuk mengembalikan pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan menjadi pemenang di zamannya,” pungkasnya.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek Rehabilitasi SD Cot Buloh Rp1 Miliar Disorot, Upah Tukang Diduga Ditekan dan RAB Tak Dibuka ke Publik

30 Juli 2026 - 23:00 WIB

Koalisi Masyarakat NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam kepada Polda, Desak Penuntasan Dugaan Pembakaran Tiga Santri

30 Juli 2026 - 22:39 WIB

Terekam CCTV, Motor Trail Milik Penjual Es Jagung di Lubuk Linggau Digondol Maling Saat Pemilik Terlelap

30 Juli 2026 - 22:37 WIB

Besi Pengaman Jembatan Gantung Muara Nilau Hilang, Warga Minta Pelaku Segera Diusut

30 Juli 2026 - 12:22 WIB

Usai Video Tendang Mahasiswa Viral, Dekan Fakultas Teknik UMP Akhirnya Buka Suara, Tolak Minta Maaf

29 Juli 2026 - 15:03 WIB

Trending di Peristiwa