Menu

Mode Gelap
47 Karyawan SPPG Tangga Takat Jalani Tes Urine, Kapolsek: Yang Penting Hasilnya Tes Urine di SPPG Tangga Takat Dipertanyakan, Awak Media Temukan Perbedaan Informasi Jelang Pildes Serentak, Kapolsek Batukliang: Wilayah Masih Zona Kuning Terkendali, Waspada Judi Taruhan Kades Nekat Jambret HP di Dashboard Motor, Warga Musi Rawas Ditangkap di Lubuk Linggau PKN Bentuk Satgas Pengawasan MBG, Soroti Risiko Korupsi dan Keamanan Pangan Polemik Muchtar vs PT Socfindo Diselesaikan Lewat RDP di Komisi IV DPRK Aceh Singkil

Hukum

Sopir Bus yang Lindas Pemuda hingga Tewas Sempat Kabur, Akhirnya Ditangkap Polisi

badge-check


					Gambar: ilustrasi Perbesar

Gambar: ilustrasi

JAGATMEDIA, MUSI RAWAS – Fakta baru dalam kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa Wayan Dwi Kurniawan (28) di kawasan Bukit Beton terungkap. Sopir bus PO Bagong bernama Adi Suwandono (55), yang mengemudikan kendaraan saat insiden terjadi, diketahui tidak berhenti di lokasi kejadian dan sempat melanjutkan perjalanan sebelum akhirnya diamankan polisi.

Pria asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur, itu berhasil dihentikan oleh personel Satlantas Polres Musi Rawas Utara (Muratara) ketika melintas di wilayah Muratara. Bus Mitsubishi Canter bernomor polisi KT 7025 KU yang dikemudikannya kemudian diamankan di Mapolres Muratara sebelum diserahkan kepada Satlantas Polres Musi Rawas karena lokasi kecelakaan berada di wilayah hukum Kabupaten Musi Rawas.

Saat menjalani pemeriksaan, Adi mengaku tidak menghentikan kendaraannya karena merasa tidak bersentuhan ataupun menabrak korban.

“Saya (terus melanjutkan perjalanan) karena tidak merasa menyerempet, tidak (merasa menabrak),” dalih Adi di hadapan petugas.

Meski demikian, ia mengaku sempat melihat situasi di lokasi kejadian melalui kaca spion bus yang dikemudikannya. Dari pengamatannya, ia melihat dua sepeda motor mengalami kecelakaan dan mengira peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan bus yang dibawanya.

“Saya lihat di belakang melalui spion melihat ada sepeda motor dua. Saya lihat itu kecelakaan, saya kira tidak ada hubungannya dengan saya. Kemungkinan dia (korban) laka dulu dengan sepeda motor, baru jatuh dan kena (ban mobil) ini,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari keluarga korban dan kepolisian, kecelakaan bermula ketika Wayan dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya di PT KIS, Kabupaten Muratara, untuk makan siang.

Sesampainya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Kosgoro, tepatnya di kawasan antrean truk pengisi solar di SPBU Bukit Beton, kondisi lalu lintas padat karena antrean kendaraan memanjang hingga menggunakan bahu jalan.

Di lokasi tersebut, sepeda motor Honda Supra tanpa pelat nomor yang dikendarai korban bersenggolan dengan sebuah mobil hingga membuatnya terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang bus PO Bagong yang dikemudikan Adi. Korban yang terjatuh kemudian terlindas roda bus dan meninggal dunia di lokasi akibat mengalami cedera kepala berat.

Perwakilan keluarga korban, Sahlin, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi ketika Wayan hendak pulang dari tempat kerjanya.

“Jadi Wayan itu mau pulang dari PT KIS. Sampai di lokasi kejadian, karena ramainya antrean BBM, motornya nyenggol mobil dan terjatuh. Seketika itu datang mobil bus melindasnya,” tutur Sahlin.

Kepergian Wayan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Jenazah korban telah dimakamkan setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

Kesedihan keluarga semakin terasa karena Wayan diketahui baru saja melangsungkan acara lamaran dan tengah mempersiapkan pernikahan yang direncanakan berlangsung pada September mendatang.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Muratara, AKP M Karim, membenarkan bahwa kecelakaan terjadi di wilayah perbatasan Muratara dan Musi Rawas. Setelah dilakukan pengecekan, lokasi kejadian dipastikan masuk ke wilayah hukum Kabupaten Musi Rawas.

“Untuk TKP masuk wilayah Kabupaten Musi Rawas. Kemarin unit mobil bus beserta sopir yang terlibat kecelakaan ini sudah kami amankan dan langsung diserahkan ke Polres Musi Rawas untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelas AKP M Karim.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang Pildes Serentak, Kapolsek Batukliang: Wilayah Masih Zona Kuning Terkendali, Waspada Judi Taruhan Kades

4 September 2026 - 19:30 WIB

Galih Nugraha Pertanyakan Penanganan Dugaan Pelecehan Pelajar di Alfamart Palembang, CCTV Jadi Sorotan

24 Agustus 2026 - 03:19 WIB

Kuasa Hukum Ajun Bantah Hakim dan JPU Memihak, Beberkan Fakta yang Terungkap di Persidangan

23 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Cekcok di Dapur Rumah Makan Berujung Maut, Karyawan Pecel Lele Meninggal Dunia

22 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Dugaan Penelantaran Dalam Rumah Tangga Dilaporkan ke Polrestabes Palembang, Polisi Lakukan Penyelidikan

21 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Trending di Hukum