Jagatmediakertanegara, Palembang — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Car Free Day (CFD) tahap ketiga yang akan digelar pada Minggu (10/5/2026). Sejumlah evaluasi dan rekayasa lalu lintas pun disiapkan demi memastikan kegiatan berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.
Rapat evaluasi CFD tahap dua sekaligus persiapan tahap tiga dipimpin langsung oleh Asisten II Setda Kota Palembang, Ir H KM Isnaini Madani di Ruang ATCS Dinas Perhubungan Kota Palembang, Rabu (6/5/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Supriyanto ATD MM, perwakilan Polrestabes Palembang, Camat Seberang Ulu I Mukhtiar Hijrun SSTP, serta Sekcam Seberang Ulu II Oscar S.Sos.,M.Si.
Dalam rapat itu, Isnaini Madani menyampaikan bahwa pelaksanaan CFD tahap dua dinilai cukup sukses dan berjalan lancar. Namun demikian, berdasarkan masukan masyarakat dan penilaian netizen di media sosial, masih diperlukan penambahan personel di lapangan serta pengaturan arus lalu lintas yang lebih maksimal.
“Walaupun CFD tahap dua berjalan lancar, kita tetap melakukan evaluasi. Ada beberapa titik yang perlu penebalan petugas dan sedikit rekayasa lalu lintas agar tahap tiga nanti lebih baik,” ujarnya.
Salah satu fokus pengaturan berada di simpang tiga Gelora/Sjakhyakirti. Nantinya, pengendara dari arah Kantor Camat Ilir Barat II dilarang belok kanan dan diarahkan belok kiri menuju Jembatan Musi VI.
Sementara itu, kendaraan dari arah Jembatan Musi VI menuju Jalan Ki Gede Ing Suro juga tidak diperbolehkan belok kanan dan hanya diarahkan ke kiri, karena jalur tersebut akan diberlakukan sistem satu arah selama CFD berlangsung.
Untuk kawasan Seberang Ulu dari arah Jembatan Musi VI, Isnaini menilai kondisi lalu lintas relatif lancar. Meski begitu, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan ketat, termasuk melarang pedagang berjualan di sepanjang jalur CFD.
“Untuk penebalan personel di lapangan, nanti kita minta seluruh camat dari 18 kecamatan membantu jajaran personelnya demi kelancaran dan suksesnya CFD tahap tiga,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa kawasan Seberang Ilir di sekitar Jembatan Musi IV relatif aman dari kepadatan kendaraan. Namun titik yang menjadi perhatian berada di wilayah Seberang Ulu.
Untuk mengurai kemacetan, kendaraan dari arah Jembatan Musi IV menuju Jalan KH Azhari tidak diperbolehkan belok kanan ke arah 10 Ulu dan harus diarahkan belok kiri menuju Plaju melalui Simpang Tiga Tangga Takat. Hal itu dilakukan karena Jalan Telaga Swidak akan diberlakukan satu arah dari Jalan Ahmad Yani selama CFD berlangsung.
CFD tahap tiga dijadwalkan berlangsung mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB. Namun khusus jalur Fly Over Jakabaring hingga Jembatan Ampera hanya ditutup sampai pukul 08.00 WIB sebelum kembali dibuka untuk umum. Sedangkan jalur Masjid Agung hingga Bundaran Cinde tetap berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.
“Setelah Jembatan Ampera dibuka, pengendara bisa belok kiri ke arah Merdeka melalui Jalan Dr Wahidin atau Diponegoro menuju Jalan Radial. Alternatif lainnya bisa lewat Jalan Faqih Jalaluddin dan Jalan M Akib menuju Jalan Radial,” terang Isnaini.
Ia juga meminta petugas untuk tidak lagi memperbolehkan kendaraan parkir di Jalan Dr Wahidin selama CFD berlangsung, terlebih karena pelaksanaan CFD tahap tiga bertepatan dengan aktivitas CFD Kambang Iwak.
“Silakan parkir diarahkan ke Jalan Supeno,” pintanya.
Lebih lanjut, Isnaini menyebut kendaraan yang ingin menuju kawasan ulu setelah Jembatan Ampera dibuka pada pukul 08.00 WIB dapat melintas melalui Jalan Kolonel Atmo dan Jalan Masjid Lama menuju Jembatan Ampera.
Sementara untuk kendaraan dari luar kota selama CFD berlangsung, masyarakat disarankan menggunakan akses Jembatan Musi II.
Menurutnya, pelaksanaan CFD bukan hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi warga, tetapi juga diyakini mampu meningkatkan daya tarik wisata Kota Palembang.
“Dengan adanya CFD ini, saya yakin akan banyak mendatangkan wisatawan ke Kota Palembang,” ucapnya optimistis.
Di sisi lain, Kepala Dishub Kota Palembang Agus Supriyanto mengajak masyarakat mulai membiasakan diri menggunakan transportasi umum, tidak hanya saat CFD tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.
“Untuk layanan menuju LRT, sudah kita siapkan angkutan umum gratis dengan fasilitas AC seperti Feeder LRT Musi Emas dan Teman Bus yang saat ini sudah tersedia di 10 koridor,” tutup Agus.












