Menu

Mode Gelap
Apel Kamtibmas, Polsek Ilir Timur II Gandeng Ormas Antisipasi Konvoi dan Balap Liar Mahasiswi 21 Tahun Ditemukan Tewas di Hotel, Diduga Dicekoki Ekstasi Saat Karaoke di PIK Guru Madrasah dan Persoalan Kesejahteraan, Honor Disebut Hanya Rp50 Ribu per Bulan M Hidayat Kembali Pimpin Perbasi Sumsel, Pembinaan Atlet Muda Jadi Fokus Lima Tahun ke Depan Diduga KPPG Sengaja Bungkam Terkait Upaya Konfirmasi Awak Media Terkait SPPG Tangga Takat SMA Negeri 1 Woyla Barat Jalin MoU dengan SMK Sultan Ahmad Kuala Terengganu Malaysia

Nasional

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Muhammadiyah Lebih Awal

badge-check


					Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Muhammadiyah Lebih Awal Perbesar

Jagatmediakertanegara, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia telah menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis (19/3).

Hasil sidang menetapkan bahwa Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

“Disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar di Kantor Kemenag, Jakarta.

Sebelum penetapan, Kemenag melakukan pemantauan hilal di 117 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini melibatkan Kantor Wilayah Kemenag, Kantor Kemenag kabupaten/kota, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.

Dalam penentuan awal bulan hijriah, Kemenag menggunakan kriteria MABIMS, yakni kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, dengan syarat ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Namun, berdasarkan hasil pemantauan dan data hisab, hilal tidak memenuhi kriteria visibilitas tersebut.

“Dari Papua sampai Aceh di situ tidak ada satu pun yang dinyatakan melihat hilal,” ujar Nasaruddin.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam konferensi pers sidang isbat, di antaranya Ketua MUI Anwar Iskandar, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i, serta Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad.

Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

(*Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswi 21 Tahun Ditemukan Tewas di Hotel, Diduga Dicekoki Ekstasi Saat Karaoke di PIK

12 September 2026 - 21:45 WIB

Diduga KPPG Sengaja Bungkam Terkait Upaya Konfirmasi Awak Media Terkait SPPG Tangga Takat

11 September 2026 - 20:08 WIB

SMA Negeri 1 Woyla Barat Jalin MoU dengan SMK Sultan Ahmad Kuala Terengganu Malaysia

11 September 2026 - 08:11 WIB

Bukan Sekadar Sertifikat, RSUD Praya Jadikan Reakreditasi Sebagai Budaya Keselamatan Pasien

10 September 2026 - 18:33 WIB

Lurah 16 Ulu Sidak Dapur Pempek Yudi, Temukan Limbah dan Hentikan Produksi Sementara

10 September 2026 - 18:13 WIB

Trending di Peristiwa