Menu

Mode Gelap
Empat Pemuda Jadi Garda Terdepan Fardhu Kifayah, Warga Dusun Babatan Rasakan Manfaat Gotong Royong Usai Periksa Belasan Saksi, Polri Tetapkan DR dan FA sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU Program Jemput Bola Anak Putus Sekolah Berlanjut, Kecamatan Selangit Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah SMPN 1 Lubuk Linggau Klarifikasi Video Viral, Sekolah Tegaskan Bukan Kasus Perundungan Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Jaksa Agung Sebut Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum Dukung Program Pemkot Palembang, YBH Sumsel Berkeadilan Gelar Bimtek Layanan Hukum Gratis di 18 Kecamatan

Nasional

Mahasiswa UI Gelar Aksi Bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut”, Sampaikan Lima Tuntutan di Jakarta

badge-check


					Massa Aksi Bem Ui Perbesar

Massa Aksi Bem Ui

JAGATMEDIA, JAKARTA – Massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia bersama Forum Mahasiswa Nasional (FMN) UI dan sejumlah BEM perguruan tinggi lainnya menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Jumat (12/6/2026). Sebelum bergerak menuju kawasan Bundaran HI, para peserta aksi terlebih dahulu berkumpul di area parkir FISIP Universitas Indonesia.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyuarakan lima tuntutan yang dinilai berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah. Tuntutan tersebut meliputi penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), penurunan harga kebutuhan pokok, penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penghentian program Koperasi Desa (Kopdes). Selain itu, mahasiswa juga menyuarakan penolakan terhadap praktik militerisasi di ruang sipil.

Aksi yang mengangkat tema “Menuju Indonesia Bangkrut” itu sempat mengalami hambatan ketika rombongan massa hendak menuju lokasi aksi. Aparat kepolisian melakukan pengamanan dan membatasi pergerakan peserta aksi di kawasan Semanggi.

Foto: BEM UI dihadang Aparat Kepolisian

Dalam pengamanan tersebut, aparat mengarahkan massa untuk memindahkan lokasi penyampaian aspirasi ke kawasan Gedung DPR/MPR RI. Situasi tersebut memicu respons dari para peserta aksi yang menilai penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi.

Menanggapi penghadangan yang dilakukan aparat, salah satu perwakilan massa aksi menyampaikan keberatan dan menegaskan bahwa kehadiran mereka murni untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Kami ini mahasiswa bukan KKB, tidak membawa senjata, kami membawa niat untuk perbaikan rakyat indonesia, jangan menganggap kami seperti musuh, jangan menganggap kami penjahat, kami ini mahasiswa masyarakat indonesia, dan kami tidak ditunggangi niat kami tulus untuk bangsa Indonesia,” ujar salah satu perwakilan massa aksi.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Hingga berita ini ditulis, massa mahasiswa tetap menyuarakan tuntutan mereka terkait berbagai kebijakan yang dinilai berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Periksa Belasan Saksi, Polri Tetapkan DR dan FA sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026 - 18:11 WIB

Pimpinan Ponpes di Lombok Tengah Jadi Tersangka Kasus Kebakaran yang Tewaskan Santri

10 Juli 2026 - 12:26 WIB

Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara PLN Bergulir, Beredar Surat Internal Kejaksaan Agung 

9 Juli 2026 - 22:11 WIB

Dishub Aceh Singkil Raih Juara II Pemilihan Pelajar Pelopor Tingkat Provinsi Aceh

9 Juli 2026 - 13:08 WIB

Jam Pengisian Solar Subsidi di Sejumlah SPBU Palembang Diperpanjang, Berlaku Mulai Pukul 21.00 WIB

9 Juli 2026 - 12:50 WIB

Trending di Nasional