Menu

Mode Gelap
Apel Kamtibmas, Polsek Ilir Timur II Gandeng Ormas Antisipasi Konvoi dan Balap Liar Mahasiswi 21 Tahun Ditemukan Tewas di Hotel, Diduga Dicekoki Ekstasi Saat Karaoke di PIK Guru Madrasah dan Persoalan Kesejahteraan, Honor Disebut Hanya Rp50 Ribu per Bulan M Hidayat Kembali Pimpin Perbasi Sumsel, Pembinaan Atlet Muda Jadi Fokus Lima Tahun ke Depan Diduga KPPG Sengaja Bungkam Terkait Upaya Konfirmasi Awak Media Terkait SPPG Tangga Takat SMA Negeri 1 Woyla Barat Jalin MoU dengan SMK Sultan Ahmad Kuala Terengganu Malaysia

Sumsel

Diduga Terdampak Pembangunan Perumahan, Warga Sukarami Keluhkan Banjir Menahun

badge-check


					Diduga Terdampak Pembangunan Perumahan, Warga Sukarami Keluhkan Banjir Menahun Perbesar

Jagatmediakertanegara, Palembang – Puluhan warga RT 18, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, mengeluhkan banjir yang terus terjadi di lingkungan mereka setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Warga menduga banjir mulai terjadi sejak dibangunnya kompleks perumahan Griya Duta Mas yang berada tepat di samping permukiman warga. Saat hujan turun dengan intensitas tinggi, ketinggian air disebut dapat mencapai sekitar satu meter dan merendam rumah-rumah warga.

“Selain merusak perabotan rumah tangga, banjir ini juga membawa lumpur kedalam rumah dan sampah yang mengganggu aktivitas serta kesehatan warga sini,” ujar salah seorang warga.

Sedikitnya 30 kepala keluarga (KK) di RT 18 terdampak langsung akibat banjir tersebut. Warga mengaku sebelum pembangunan perumahan dilakukan, kawasan mereka tidak pernah mengalami banjir separah sekarang.

“Banjir melanda wilayah pemukiman kami, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami. Kawasan ini berbatasan langsung dengan tembok pembatas perumahan Griya Duta Mas,” pungkas warga.

Menurut keterangan warga, persoalan banjir ini telah berlangsung lebih dari lima tahun. Mereka menduga pembangunan perumahan telah menutup saluran drainase alami serta mengurangi area resapan air di sekitar permukiman.

Selain itu, posisi lahan perumahan yang dibuat lebih tinggi disebut menyebabkan aliran air hujan langsung mengarah ke kawasan permukiman warga yang berada di dataran lebih rendah. Warga menilai hingga saat ini belum ada sistem drainase memadai yang mampu mengatasi limpahan air tersebut.

Melalui pemberitaan ini, warga berharap pemerintah dan pihak pengembang segera turun tangan untuk mendengarkan keluhan masyarakat yang terdampak banjir.

Warga juga meminta pihak pengembang segera membangun kolam retensi dan melakukan perbaikan sistem drainase agar air tidak lagi masuk ke rumah-rumah warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Riri

    Waw parah nian banjir ini

    Reply
  2. Yudi

    Developer harus bertanggungjawab akibat banjir ini

    Reply
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Dugaan Penelantaran Dalam Rumah Tangga Dilaporkan ke Polrestabes Palembang, Polisi Lakukan Penyelidikan

21 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Warga Perumahan Liverpool 1 Gelar Beragam Lomba dan Doorprize Meriah

17 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Panglima Bung Baja Sriwijaya Sumsel Kecam Keras Dugaan Aksi Bullying di SD Negeri 81 Palembang, Pengawasan Siswa Diminta Diperketat

11 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Terdakwa Korupsi Pengadaan APAR Karhutla di Muratara Titipkan Uang Pengganti Rp348,5 Juta

24 Juni 2026 - 22:05 WIB

Petani di Musi Rawas Diserang Beruang Saat Hendak ke Kebun, Alami Luka Serius

24 Juni 2026 - 20:14 WIB

Trending di Sumsel