JAGATMEDIA, LUBUKLINGGAU – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengenakan seragam polisi lalu lintas (Polantas) diduga meminta pungutan liar (pungli) kepada pengguna jalan di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, viral di media sosial.
Rekaman tersebut beredar luas di TikTok dan Facebook hingga menuai beragam kecaman dari warganet.
Dalam video itu, pria yang mengenakan rompi hijau tampak memberhentikan sebuah truk. Ia kemudian meminta uang kepada sopir kendaraan tersebut. Sopir lalu menyerahkan sejumlah uang sambil berkata, “Untuk membeli kopi, Pak, ya?” Setelah menerima uang, pria itu langsung meninggalkan lokasi.
Belakangan diketahui, pria tersebut bernama Eftha Dian Akutra, mantan anggota Polres Lubuklinggau yang telah diberhentikan dari institusi kepolisian.
Sebelum menjalani Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH), EP diketahui terakhir bertugas di Satuan Sabhara Polres Lubuklinggau dengan pangkat Brigadir Kepala.
Kasi Humas Polres Lubuklinggau, Alwi, menjelaskan bahwa Eftha Dian Akutra sudah tidak lagi berstatus sebagai anggota Polri.
“Eftha Dian Akutra terakhir dinas di Sabhara, dilakukan PTDH karena terlibat kasus narkoba dan desersi,” ungkap Alwi, Rabu (8/7/2026).
Ia menerangkan, sebelum diberhentikan, Eftha Dian Akutra juga sempat bermasalah karena melakukan pengawalan truk batu bara. Setelah diamankan, Eftha Dian Akutra tidak pernah kembali menjalankan tugas hingga akhirnya dinyatakan desersi.
“Desersi terakhir, kemudian dilakukan PTDH setahun lalu,” ujarnya.
Alwi juga mengimbau masyarakat Lubuklinggau maupun para pengguna jalan agar segera melapor ke Polres Lubuklinggau apabila menemukan seseorang yang mengenakan seragam polisi dan meminta uang di jalan.
“Karena tidak mungkin anggota meminta di tengah jalan sampai menggunakan baju dinas seperti itu,” tutupnya.
Editor: Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Juni 2026 dengan wilayah liputan Lubuk Linggau dan sekitarnya. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.











