JAGATMEDIA, PALEMBANG – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dilaporkan meningkat di lingkungan Lorong Dakota, Talang Kedondong, RT 28 RW 10, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Dalam sebulan terakhir, puluhan warga disebut terjangkit penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.
Penderita berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, beberapa warga masih menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi kesehatannya memerlukan penanganan medis.
Meningkatnya jumlah kasus dalam waktu singkat memicu kekhawatiran masyarakat. Warga pun berharap pemerintah bersama instansi terkait segera mengambil langkah penanganan untuk mencegah penyebaran DBD semakin meluas.
Salah seorang warga, Wini Arni, mengatakan anaknya hingga kini masih dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan positif DBD. Ia berharap pemerintah segera merespons kondisi yang terjadi di lingkungannya.
“Kami berharap keluhan ini didengar oleh pemerintah setempat maupun dinas terkait. Kami masih takut penyakit ini datang lagi. Kami minta fogging segera dilakukan,” ujar Wini, Senin (29/6/2026).
Ketua RT 28, Joko Rasmono, juga membenarkan bahwa sejumlah warga harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat DBD. Menurutnya, pihak RT telah melaporkan kejadian tersebut kepada kelurahan agar segera diteruskan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan.
“Kami menerima laporan ada beberapa warga, baik anak-anak maupun orang dewasa, yang masuk rumah sakit karena DBD. Kami langsung melaporkannya kepada pihak kelurahan agar segera ditindaklanjuti ke puskesmas. Paling tidak ada upaya pemberantasan sarang nyamuk maupun fogging di wilayah kami,” kata Joko.
Masyarakat berharap Dinas Kesehatan, puskesmas, dan instansi terkait segera melakukan penyelidikan epidemiologi, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta fogging di wilayah yang terdampak.
Menurut warga, penanganan yang cepat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penyebaran DBD sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih dihantui kekhawatiran akan munculnya kasus-kasus baru.
Editor: Lina
Menjadi bagian dari Jagat Media sejak Mei 2026 dengan wilayah liputan Palembang dan sekitarnya. Berpengalaman meliput beragam isu, termasuk politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis, serta berbagai peristiwa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.






