Menu

Mode Gelap
47 Karyawan SPPG Tangga Takat Jalani Tes Urine, Kapolsek: Yang Penting Hasilnya Tes Urine di SPPG Tangga Takat Dipertanyakan, Awak Media Temukan Perbedaan Informasi Jelang Pildes Serentak, Kapolsek Batukliang: Wilayah Masih Zona Kuning Terkendali, Waspada Judi Taruhan Kades Nekat Jambret HP di Dashboard Motor, Warga Musi Rawas Ditangkap di Lubuk Linggau PKN Bentuk Satgas Pengawasan MBG, Soroti Risiko Korupsi dan Keamanan Pangan Polemik Muchtar vs PT Socfindo Diselesaikan Lewat RDP di Komisi IV DPRK Aceh Singkil

Peristiwa

DBD Merebak di Sukarami Palembang, Warga Khawatir dan Minta Fogging

badge-check


					DBD Merebak di Sukarami Palembang, Warga Khawatir dan Minta Fogging Perbesar

JAGATMEDIA, PALEMBANG – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dilaporkan meningkat di lingkungan Lorong Dakota, Talang Kedondong, RT 28 RW 10, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Dalam sebulan terakhir, puluhan warga disebut terjangkit penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Penderita berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, beberapa warga masih menjalani perawatan di rumah sakit karena kondisi kesehatannya memerlukan penanganan medis.

Meningkatnya jumlah kasus dalam waktu singkat memicu kekhawatiran masyarakat. Warga pun berharap pemerintah bersama instansi terkait segera mengambil langkah penanganan untuk mencegah penyebaran DBD semakin meluas.

Salah seorang warga, Wini Arni, mengatakan anaknya hingga kini masih dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan positif DBD. Ia berharap pemerintah segera merespons kondisi yang terjadi di lingkungannya.

“Kami berharap keluhan ini didengar oleh pemerintah setempat maupun dinas terkait. Kami masih takut penyakit ini datang lagi. Kami minta fogging segera dilakukan,” ujar Wini, Senin (29/6/2026).

Ketua RT 28, Joko Rasmono, juga membenarkan bahwa sejumlah warga harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat DBD. Menurutnya, pihak RT telah melaporkan kejadian tersebut kepada kelurahan agar segera diteruskan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan.

“Kami menerima laporan ada beberapa warga, baik anak-anak maupun orang dewasa, yang masuk rumah sakit karena DBD. Kami langsung melaporkannya kepada pihak kelurahan agar segera ditindaklanjuti ke puskesmas. Paling tidak ada upaya pemberantasan sarang nyamuk maupun fogging di wilayah kami,” kata Joko.

Masyarakat berharap Dinas Kesehatan, puskesmas, dan instansi terkait segera melakukan penyelidikan epidemiologi, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta fogging di wilayah yang terdampak.

Menurut warga, penanganan yang cepat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai penyebaran DBD sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih dihantui kekhawatiran akan munculnya kasus-kasus baru.

Editor: Lina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

47 Karyawan SPPG Tangga Takat Jalani Tes Urine, Kapolsek: Yang Penting Hasilnya

4 September 2026 - 22:54 WIB

Tes Urine di SPPG Tangga Takat Dipertanyakan, Awak Media Temukan Perbedaan Informasi

4 September 2026 - 19:50 WIB

Nekat Jambret HP di Dashboard Motor, Warga Musi Rawas Ditangkap di Lubuk Linggau

4 September 2026 - 19:24 WIB

Polemik Muchtar vs PT Socfindo Diselesaikan Lewat RDP di Komisi IV DPRK Aceh Singkil

4 September 2026 - 18:53 WIB

Polres Lubuk Linggau Salurkan 3 Kubik Air Bersih ke SMP Negeri 14

4 September 2026 - 00:10 WIB

Trending di Peristiwa