Menu

Mode Gelap
Wielly Atina Sari Dilaporkan Hilang, Polsek Ngimbang Lamongan Minta Bantuan Masyarakat Jurnalis Diduga Dihalangi Saat Liputan Sidak Pempek Yudi, Jagat Media Kertanegara Tempuh Jalur Hukum Sudah Diperintahkan Tutup, Pempek Yudi Diduga Tetap Produksi, Camat Turun Tangan Persadin NTB Perkuat Sinergi dengan BPN Lombok Tengah, Komitmen Kawal Kepastian Hukum Pertanahan Tiga Organisasi Pers Sampaikan Surat Permohonan RDP ke DPRD Kabupaten Toba Sekda Aceh Singkil Tegaskan ASN Wajib Jaga Integritas, Jauhi Narkoba, Judi Online dan Pinjol

Pemerintahan

Bupati Aceh Singkil Minta Rehabilitasi Pascabencana Dipercepat dan Tepat Sasaran

badge-check


					Bupati Aceh Singkil Minta Rehabilitasi Pascabencana Dipercepat dan Tepat Sasaran Perbesar

JAGATMEDIA, ACEH SINGKIL – Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, S.H. meminta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dilakukan secara akurat, terintegrasi, transparan, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat terdampak.

Hal tersebut disampaikan Safriadi saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang digelar di Op-Room Kantor Bupati Aceh Singkil, Selasa (1/9/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Singkil H. Hamzah Sulaiman, S.H., Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, S.H., M.H., Wakil Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Kombes Pol. Reinhard Reimond Huwae, S.I.K., Tim PRR Pascabencana Aceh Singkil dan Subulussalam, serta unsur Forkopimda.

Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Ketua DPRK, Kapolres Aceh Singkil, Kasdim 0109 Aceh Singkil, Pj. Sekda, serta jajaran SKPK terkait.

Safriadi menegaskan, tim Monev tidak boleh hanya memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Tim juga harus mampu mengidentifikasi persoalan, mempercepat penyelesaian berbagai hambatan, serta memastikan kualitas dan manfaat pembangunan pascabencana.

“Bencana alam memang meninggalkan kerusakan. Tetapi kita tidak boleh membiarkan bencana meninggalkan keputusasaan. Tugas kita adalah memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi jalan untuk memulihkan kehidupan masyarakat dan membangun daerah dengan lebih baik, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi bencana di masa depan,” tegas Safriadi.

Menurut Safriadi, terdapat empat hal yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, yakni akurasi data, kecepatan pekerjaan, ketepatan penggunaan anggaran, serta manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Ia juga meminta seluruh SKPK menyampaikan kondisi pelaksanaan program secara jujur dan transparan, termasuk apabila terdapat keterlambatan maupun kendala teknis, administrasi, anggaran, pengadaan, dan koordinasi.

“Jangan bekerja berdasarkan asumsi, bekerjalah berdasarkan data. Yang kita kejar bukan hanya habisnya anggaran, tetapi hadirnya manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Safriadi menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik. Pemulihan juga harus mencakup aspek ekonomi, pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, permukiman, infrastruktur, serta kondisi sosial masyarakat terdampak.

Karena itu, ia mendorong seluruh pihak bekerja secara terintegrasi, lintas sektor, dan lintas kewenangan dengan mengedepankan satu data, satu perencanaan, satu koordinasi, dan satu tujuan, yakni mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana.

“Yang kita pulihkan bukan hanya bangunan, tetapi kehidupan. Di balik setiap data kerusakan, ada kehidupan masyarakat yang harus kita pulihkan,” pungkasnya.

Usai rapat, Tim Monev PRR direncanakan melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah lokasi pascabencana. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan perencanaan dan pelaksanaan rehabilitasi serta rekonstruksi di lapangan berjalan sesuai kebutuhan dan target yang telah ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudah Diperintahkan Tutup, Pempek Yudi Diduga Tetap Produksi, Camat Turun Tangan

15 September 2026 - 21:07 WIB

Sekda Aceh Singkil Tegaskan ASN Wajib Jaga Integritas, Jauhi Narkoba, Judi Online dan Pinjol

14 September 2026 - 14:11 WIB

Posyandu Tak Lagi Hanya untuk Balita, Lombok Tengah Perkuat Layanan Sehat Sepanjang Hayat

9 September 2026 - 12:11 WIB

Tinjau Gudang Bulog Lubuk Linggau, Herman Deru Pastikan Stok Beras Aman

4 September 2026 - 14:10 WIB

DPRD dan Pemkab Toba Sepakati Ranperda Perubahan APBD 2026

1 September 2026 - 10:24 WIB

Trending di Pemerintahan