Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi Banjir Rob dan Luapan Sungai, Camat Johan Pahlawan Tinjau 7 Gampong Rawan Bencana LGI Palembang Soroti Penerapan K3 Proyek Median Jalan Rp4,9 Miliar, Minta Pengawasan Diperketat Satgas TMMD ke-130 Kodim 0109/Aceh Singkil Kebut Pembangunan Talud dan Bedah RTLH di Desa Tuhtuhan 8.073 Murid SD dan SMP di Lubuk Linggau Terima Seragam Gratis, Tanpa Pandang Status Ekonomi Kunci Motor Masih Menempel, Mahasiswa di Lubuk Linggau Ditangkap Usai Curi Motor IRT di Pasar Satelit Desa Kilangan Gelar MusrenbangDes 2027, Bahas Tujuh Prioritas Pembangunan

Pemerintahan

Antisipasi Banjir Rob dan Luapan Sungai, Camat Johan Pahlawan Tinjau 7 Gampong Rawan Bencana

badge-check


					Antisipasi Banjir Rob dan Luapan Sungai, Camat Johan Pahlawan Tinjau 7 Gampong Rawan Bencana Perbesar

JAGATMEDIA, ACEH BARAT – Pemerintah Kecamatan Johan Pahlawan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir rob dan luapan sungai dengan meninjau langsung tujuh gampong yang dinilai rawan bencana di Kabupaten Aceh Barat.

Peninjauan tersebut dipimpin Camat Johan Pahlawan, Tgk. Fariani, S.Ag., M.A., bersama staf Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum). Kegiatan ini dilakukan untuk melihat kondisi permukiman warga, mengidentifikasi titik-titik rawan, serta memastikan kesiapan wilayah dalam menghadapi potensi banjir akibat perubahan cuaca.

Adapun tujuh gampong yang menjadi sasaran pemantauan meliputi Gampong Suak Indrapuri, Padang Seurahet, Pasir, Ujong Kalak, Kuta Padang, Blang Berandang, dan Leuhan.

Wilayah tersebut menjadi perhatian karena sebagian kawasan permukimannya berada di sekitar pesisir pantai yang berpotensi terdampak banjir rob serta di sepanjang aliran sungai yang berisiko mengalami luapan air.

Camat Johan Pahlawan, Tgk. Fariani, mengatakan peninjauan langsung diperlukan agar pemerintah kecamatan dapat mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, bukan hanya mengandalkan laporan tertulis.

Melalui pemantauan tersebut, titik-titik yang berpotensi membutuhkan penanganan segera dapat diidentifikasi lebih awal, terutama apabila terjadi peningkatan debit air yang mengancam permukiman masyarakat.

Selain memantau kondisi wilayah, pemerintah kecamatan juga menekankan pentingnya sinergi antara aparatur kecamatan, pemerintah gampong, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.

Para keuchik dan perangkat gampong diimbau untuk mengaktifkan sistem deteksi dini, meningkatkan kewaspadaan, serta memastikan jalur komunikasi darurat berjalan dengan baik.

Pemerintah Kecamatan Johan Pahlawan juga menyiagakan tim Trantibum untuk memantau perkembangan kondisi cuaca dan situasi wilayah secara berkala. Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat turut diperkuat guna mendukung langkah penanganan, termasuk kemungkinan evakuasi dan penyaluran bantuan apabila situasi darurat terjadi.

Melalui langkah antisipasi tersebut, masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir maupun sepanjang aliran sungai diminta tetap waspada terhadap perubahan kondisi alam. Warga juga diimbau segera melaporkan kepada aparatur gampong apabila terjadi peningkatan debit air, genangan, atau tanda-tanda lain yang berpotensi menimbulkan bencana.

Pemerintah Kecamatan Johan Pahlawan berharap kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh unsur masyarakat dapat membantu meminimalkan risiko kerugian serta melindungi keselamatan warga apabila banjir rob maupun luapan sungai terjadi.

Editor : Lina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

8.073 Murid SD dan SMP di Lubuk Linggau Terima Seragam Gratis, Tanpa Pandang Status Ekonomi

30 Oktober 2026 - 20:51 WIB

Camat Suro Makmur Apresiasi Program Ketahanan Pangan Ayam Petelur Desa Lae Bangun

30 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Aceh Singkil Lantik Kepala Sekolah, Tegaskan Integritas dan Pengelolaan Dana BOS

30 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Wakil Bupati Said Fadheil: Pemuda Aceh Barat Harus Bersatu Bangun Daerah dan Berani Lawan Judi

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Toba Sampaikan Pesan Menpora: Bangun Generasi Patriotik dan Berempat

28 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Trending di Pemerintahan